Oleh: Rohmatin
Disetiap sukmaku remuk,
merintih
jeritku tak mengaung suara
selama pandangan maya merentas mimpi
Disetiap bibirku bergetar
menarik senyum hanya pelarian
berdetik, kiranya,
bila salammu terakhir itu
pertanda pisah mulai menjelma
Maka, izinkanku
masuki pelabuhan sementaramu
agar kirim bingkisan yang
mengalir pada doa,
untukku panjatkan khusus namamu
Biarpun kutahu impiku
telah jauh pupus
merajut kisah bersamamu
Sanggar Jurnalistik Al-Furqon
Adalah wadah kreatifitas kepenulisan santri Pondok Pesantren Modern Al-Furqon Prabumulih.
Selasa, 25 Mei 2010
Jumat, 07 Mei 2010
Rindu Bunda
Oleh: Itsnaini Husnul Khotimah
Terkadang..
Ada perasaan resah
bila wajah
hilang dari pandangan
Terkadang..
Ada perasaan gundah
bila bintang tenggelam
bersama larutnya malam
Tapi kali ini
benar-benar kerinduan merayapi
kerinduan yang memaksa diri
ingin bertemu berlian hati
Bunda..
begitu jauh jarak kita
namun bunda
kehangatan kasih sayang bunda
kan selalu kurasa
Hingga rindu berkabut pilu
hingga tahun merajut windu
cinta tulus bunda
ku nanti hadirnya
Untuk bunda yang jauh disana
Hanya air mata
kukirim bersama do'a
semoga selalu dalam naungan Allah Ta'ala
Terkadang..
Ada perasaan resah
bila wajah
hilang dari pandangan
Terkadang..
Ada perasaan gundah
bila bintang tenggelam
bersama larutnya malam
Tapi kali ini
benar-benar kerinduan merayapi
kerinduan yang memaksa diri
ingin bertemu berlian hati
Bunda..
begitu jauh jarak kita
namun bunda
kehangatan kasih sayang bunda
kan selalu kurasa
Hingga rindu berkabut pilu
hingga tahun merajut windu
cinta tulus bunda
ku nanti hadirnya
Untuk bunda yang jauh disana
Hanya air mata
kukirim bersama do'a
semoga selalu dalam naungan Allah Ta'ala
Sabtu, 13 Februari 2010
Pengurus Sanggar Jurnalistik Al-Furqon
Ketua: Siti Rohmatin
Sekretaris: Itsnaini Husnul Khotimah
Bendahara: Muhammad Aromi
Anggota: Apriadi Saputra, Sri Ramdayani, Syukria
Sekretaris: Itsnaini Husnul Khotimah
Bendahara: Muhammad Aromi
Anggota: Apriadi Saputra, Sri Ramdayani, Syukria
Selasa, 09 Februari 2010
Lelaki Kaku
Lelaki kaku
Yang berada jauh
Ku tahu cintamu menggebu
Meski bila bertemu
Tak pernah kau katakan rindu
Lelaki kaku
Yang memberikan seluruh waktu untukku
Ku tahu kau pernah tersedu
memikirkan ku dalam rindu
Lelaki kaku
Yang selalu ku rindu
Aku pun kaku
Tak pernah bisa berkata bahwa ku ingin memelukmu
Lelaki kaku
Pahlawanku
Dunia mengajarimu kaku
Namun tak kuasa menhapus kasih dan sayang dari hatimu
Lelaki kaku
Kapan lagi kita bertemu
untuk melerai semua kaku
Yang selama ini menghiasi rindu
Lelaki kaku
Yang selalu ku panggil : Ayah
Kali ini izinkan untuk ku katakan bahwa aku benar-benar rindu pada mu
Sungguh...
Jogja pagi, untuk Ayah dengan sepenuh rindu yang semoga tak lagi kaku.
Yang berada jauh
Ku tahu cintamu menggebu
Meski bila bertemu
Tak pernah kau katakan rindu
Lelaki kaku
Yang memberikan seluruh waktu untukku
Ku tahu kau pernah tersedu
memikirkan ku dalam rindu
Lelaki kaku
Yang selalu ku rindu
Aku pun kaku
Tak pernah bisa berkata bahwa ku ingin memelukmu
Lelaki kaku
Pahlawanku
Dunia mengajarimu kaku
Namun tak kuasa menhapus kasih dan sayang dari hatimu
Lelaki kaku
Kapan lagi kita bertemu
untuk melerai semua kaku
Yang selama ini menghiasi rindu
Lelaki kaku
Yang selalu ku panggil : Ayah
Kali ini izinkan untuk ku katakan bahwa aku benar-benar rindu pada mu
Sungguh...
Jogja pagi, untuk Ayah dengan sepenuh rindu yang semoga tak lagi kaku.
Langganan:
Postingan (Atom)